Selasa, 23 Februari 2016

wisata indonesia

TEORI DASAR TATA UDARA

1. Prinsip Dasar Pengkondisian Udara

Untuk mencapai kenyamanan, kesehatan dan kesegaran hidup dalam rumah tinggal atau bangunan – bangunan bertingkat, khususnya di daerah beriklim tropis dengan udara yang panas dan tingkat kelembaban tinggi, diperlukan usaha untuk mendapatkan udara segar baik udara segar dari alam dan aliran udaran buatan. Udara yang nyaman mempunyai kecepatan tidak boleh lebih dari 5 km/jam dengan suhu/ temperatur kurang dari 30°C dan banyak mengandung O2.

Daerah di Indonesia kebanyakan kurang memberikan kenyamanan karena udaranya panas (23 -34°C), kotor (berdebu, berasap) dan angin tidak menentu, khususnya pada bangunan tinggi dimana angin mempunyai kecepatan tinggi. Karena keadaan alam yang demikian, maka diperlukan suatu cara untuk mendapatkan kenyamanan dengan menggunakan alat penyegaran udara (air condition).

Pengkondisian udara adalah perlakuan terhadap udara untuk mengatur suhu, kelembaban, kebersihan dan pendistribusiannya secara serentak guna mencapai kondisi nyaman yang diperlukan oleh orang yang berada di dalam suatu ruangan. Atau dapat didefinisikan suatu proses mendinginkan udara sehingga mencapai temperatur dan kelembaban yang ideal. Sistem pengkondisian udara pada umumnya dibagi menjadi 2 golongan utama :

· Pengkondisian udara untuk kenyamanan kerja

· Pengkondisian udara untuk industri

Sistem pengkondisian udara untuk industri dirancang untuk memperoleh suhu, kelembaban dan distribusi udara yang sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh proses serta peralatan dipergunakan di dalam ruangan. Dengan adanya pengkondisian udara ini, diharapkan udara menjadi segar sehingga karyawan dapat bekerja dengan baik, pasien di rumah sakit menjadi lebih nyaman dan penghuni rumah tinggal menjadi nyaman

1.b. Komposisi utama sistem pengkondisian udara


Gambar 9.1. Sistem pengkondisian udara


Gambar 9.1. memperlihatkan komponen utama dari skema sistem pengkondisian.

Komponen sistem pengkondisian udara adalah:

1. sistem pembangkit kalor, mesin refrigerasi, menara pendingin dan ketel uap
2. sistem pipa: pipa air dan pipa refrigerasi dan pompa
3. pengkondisian udara: saringan udara, pendingin udara, pemanas udara dan pelembab udara
4. sistem saluran udara: kipas dan saluran udara

Komponen AC yang dilalui sirkkulasi udara

* Fan (kipas udara) menggerakkan udara dari atau ke dalam ruangan. Udara yang dialirkan fan dapat berupa udara luar, udara ruangan atau gabungan dari udara luar dan udara ruangan. Jumlah aliran udara dan kecepatan udara harus diatur, agar memperoleh sirkulasi udara yang baik
* Supply Duct (saluran udara keluar): untuk saluran udara dingin dari fan ke dalam ruangan
* Supply out let (lubang keluar): untuk megatur arah aliran udara dari fan, sehingga udara terdistribusi ke seluruh ruangan. Untuk kenyamanan, jumlah out let turut menentukan
* Ruangan yang didinginkan: ruangan harus tertutup, sehingga udara dingin dalam ruangan tidak terbuang keluar dan udara luar tidak masuk ke dalam ruangan.


Gambar 9.2 Diagram sistem pengkondisian udara


Prinsip pengkondisian udara adalah kondisi udara dalam ruangan dapat dalam keadaan sangat dingin, panas, lembab, kering, kecepatan udara tinggi atau tidak ada gerakan udara. Udara dingin digerakkan oleh Fan masuk reducting (saluran udara) dan melalui out let (lubang keluar) udara masuk ke dalam ruangan. Udara dari dalam ruangan kembali ke return out let (grile/ lubang isap) masuk ke ducting return (saluran kembali) dan melalui filter untuk pembersihan udara masuk melewati celah-celah/ permukaan coil evaporator (koil pendinginan) dan kembali digerakkan Fan (kipas udara).

2. Psikrometrik untuk Proses Air Conditioning

Psikometrik adalah ilmu yang mempelajari sifat-sifat termodinamika dari udara basah. Secara umum digunakan untuk mengilustrasikan dan menganalisis perubahan sifat termal dan karakteristik dari proses dan siklus sistem penyegaran udara (air conditioning). Diagram psikometrik adalah gambaran dari sifat-sifat termodinamika dari udara basah dan variasi proses sistem penyegaran udara dan siklus sistem penyegaran udara. Dari diagram psikometrik akan membantu dalam perhitungan dan menganalis kerja dan perpindahan energi dari proses dan siklus sistem penyegaran udara. Diagram psikrometrik ditunjukkan pada Gambar 9.3.




Gambar 9-3 Kurva Psikrometri

Proses yang terjadi pada udara dapat diganbarkan dalam bagan psikrometrik guna menjelaskan perubahan sifat-sifat udara yang penting seperti suhu, asio kelembaban dan entalpi dalm proses-proses tersebut. Beberapa proses dasar dapat ditunjukkan sebagai berikut

a. Proses Pemanasan dan pendinginan

Proses pemanasan dan pendinginan diartikan sebagai laju perpindahan kalor yang hanya disebabkan oleh perubahan suhu bola kering. Gambar 9.4. menunjukkan suatu perubahan suhu bola kering tanpa ada perubahan rasio kelembaban.



Gambar 9.4. Pemanasan dan pendinginan sensibel

b. Pelembaban adiabatik dan non adiabatik

Gambar 9.5. menunjukkan proses pelembaban yang dapat bersifat adiabatik (proses 1-2) atau dengan penambahan kalor (proses 1-3).



Gambar 9.5. Proses pelembaban udara

c. Pendinginan dan pengurangan kelembaban

Proses ini menurunkan suhu bola kering dan rasio kelembaban (Gambar 9.6). Proses ini terjadi pada koil pendingin atau alat penurun kelembaban.



Gambar 9.6. Pendinginan dan penurunan kelembaban

d. Pengurangan kelembaban kimiawi

Pada proses kimiawi (Gambar 9.7), uap air dari udara diserap atau diadsorbsi oleh suatu bahan higroskopik. Jika proses tersebut diberi penyekat kalor, sehingga entalpinya tetap, dan karena kelembabannya turun maka suhu udara tersebut harus naik.



Gambar 9.7. Proses penurunan kelembaban kimiawi

e. Pencampuran Udara

Campuran dua aliran udara adalah proses yang umum di dalam pengkondisian udara. Gambar 9.8 menunjukkan pencampuran udara antara w1 kg/detik udara dari keadaan 1 dengan w2 kg/detik udara dari keadaan 2. Hasilnya adalah kondisi 3, terlihat pada grafik psikrometrik dalam Gambar 9.9.



Gambar 9.8. Skema pencampuran udara


Gambar 9.9. Proses pencampuran udara pada kurva psikrometrik

Persamaan dasar untuk proses pencampuran ini adalah persamaan kesetimbangan energi dan keseimbangan massa. Persamaan keseimbangan energi adalah:



.........................................................................................


9-1


Dan persamaan kestimbangan massa air adalah:



.........................................................................................


9-2


Persamaan 9.1 dan 9.2 menunjukkan bahwa entalpi dan rasio kelembaban akhir adalah rata-rata dari entalpi dan rasio kelembaban udara saat masuk. Suatu pendekatan yang dilakukan oleh para ahli adalah bahwa suhu dan rasio kelembaban merupakan harga rata-rata udara masuk. Dengan pendekatan ini, titik yang terdapat pada grafik psikrometrik di atas menyatakan hasil dari suatu proses pencampuran yang terletak pada garis lurus yang menghubungkan titik-titik dari kondisi-kondisi pemasukan. Selanjutnya perbandingan jarak pada garis 1-3 dan 2-3 sama dengan perbandingan laju aliran w2 dan w1.

3. Perhitungan Beban Pendinginan

Tujuan utama sistem pengkondisian udara adalah mempertahankan keadaan udara didalam ruangan dan meliputi pengaturan temperatur, kelembaban relatif, kecepatan sirkulasi udara maupun kualitas udara. Sistem pengkondisian udara yang dipasang harus mempunyai kapasitas pendinginan yang tepat dan dapat dikendalikan sepanjang tahun. Kapasitas peralatan yang dapat diperhitungkan berdasarkan beban pendinginan setiap saat yang sebenarnya. Alat pengatur ditentukan berdasarkan kondisi yang diinginkan untuk mempertahankan selama beban puncak maupun sebagian. Beban puncak maupun sebagian tidak mungkin dapat diukur sehingga diperlukan prediksi melalui perhitungan yang mendekati keadaan yang sebenarnya.

Untuk maksud perkiraan tersebut diperlukan survei secara mendalam agar dapat dilakukan analisis yang teliti terhadap sumber-sumber beban pendinginan. Pemilihan peralatan yang ekonomis dan perancangan sistem yang tepat dapat dilakukan juga beban pendinginan sesaat yang sebenarnya dapat dihitung secara teliti.

Beban pendinginan sebenarnya adalah jumlah panas yang dipindahkan oleh sistem pengkondisian udara setiap hari. Beban pendinginan terdiri atas panas yang berasal dari ruang dan tambahan panas. Tambahan panas adalah jumlah panas setiap saat yang masuk kedalam ruang melalui kaca secara radiasi maupun melalui dinding akibat perbedaan temperatur. Pengaruh penyimpanan energi pada struktur bangunan perlu dipertimbangkan dalam perhitungan tambahan panas.

Perhitungan beban pendingin dapat diperoleh dari ASHRAE Handbook of Fundamentals. Tata cara perhitungan ini dapat menghasilkan sistem pengaturan udara yang terlalu besar yang mengakibatkan kurang efisien dalam pemakaian.
Dengan makin besarnya biaya-biaya pemakaian energi maka makin dirasa perlu mengadakan optimasi sistem pengaturan udara suatu gedung atau bangunan yang harus dihitung dari waktu kewaktu secara dinamis.




Gambar 9.10. Perhitungan beban pendinginan

Didalam kenyataannya kalor yang masuk kedalam gedung tidak tetap, karena faktor-faktor yang mempengaruhi kalor tersebut juga berubah-ubah. Sebagai contoh temperatur udara luar (lingkungan) nilainya merupakan fungsi waktu, yaitu maksimum disiang hari rendah dipagi dan sore hari, sedang minimumnya dimalam hari. Demikian pula kelengasan udara luar maupun radiasi surya yang mengenai dinding bangunan nilainya berubah terhadap waktu.

Untuk memperhitungkan pengaruh dari perubahan tersebut sangatlah sulit, bahkan mungkin tidak praktis untuk dihitung. Oleh karena itu untuk menentukan keadaan tak lunak (transien) akan dipilih faktor-faktor yang dominan. Disamping itu akan diperhatikan adanya absorbsi oleh struktur bangunan.

Dasar perhitungan beban pendinginan dilakukan dengan dua cara, yaitu:

* perhitungan beban kalor puncak untuk menetapkan besarnya instalasi
* perhitungan beban kalor sesaat, untuk mengetahui biaya operasi jangka pendek dan jangka panjang serta untuk mengetahui karakteristik dinamik dari instalasi yang bersangkutan.

Beban pendinginan merupakan jumlah panas yang dipindahkan oleh suatu sistem pengkondisian udara. Beban pendinginan terdiri dari panas yang berasal dari ruang pendingin dan tambahan panas dari bahan atau produk yang akan didinginkan. Tujuan perhitungan beban pendinginan adalah untuk menduga kapasitas mesin pendingin yang dibutuhkan untuk dapat mempertahankan keadaan optimal yang diinginkan dalam ruang.

Aspek-aspek fisik yang harus diperhatikan dalam perhitungan beban pendingin antara lain :
1. Orientasi gedung dengan mempertimbangkan pencahayaan dan pengaruh angin
2. Pengaruh emperan atau tirai jendela dan pantulan oleh tanah
3. Penggunaan ruang
4. Jumlah dan ukuran ruang
5. Beban dan ukuran semua bagian pembatas dinding
6. Jumlah dan aktivitas penghuni
7. Jumlah dan jenis lampu
8. Jumlah dan spesifikasi peralatan kerja
9. Udara infiltrasi dan ventilasi

Beban pendinginan suatu ruang berasal dari dua sumber, yaitu melalui sumber eksternal dan sumber internal.
a. Sumber panas eksternal antara lain :

* Radiasi surya yang ditransmisikan melaui kaca
* Radiasi surya yang mengenai dinding dan atap, dikonduksikan kedalam ruang dengan memperhitungkan efek penyimpangan melalui dinding
* Panas Konduksi dan konveksi melalui pintu dan kaca jendela akibat perbedaan temperatur.
* Panas karena infiltrasi oleh udara akibat pembukaan pintu dan melalui celah-celah jendela.
* Panas karena ventilasi.


b. Sumber panas internal antara lain :

* Panas karena penghuni
* Panas karena lampu dan peralatan listrik
* Panas yang ditimbulkan oleh peralatan lain

Beban pendinginan total merupakan jumlah beban pendinginan tiap ruang. Beban ruang tiap jam dipengaruhi oleh perubahan suhu udara luar, perubahan intensitas radiasi, surya dan efek penyimpanan panas pada struktur/dinding bagian luar bangunan gedung.

Dalam sistem pendingin dikenal dua macam panas atau kalor yaitu panas sensible (panas yang menyebabkan perubahan temperatur tanpa perubahan fase). Setiap sumber panas yang dapat menaikkan suhu ruangan ditandai dengan naiknya temperatur bola kering (Tdb) akan menambah beban panas sensible.

Panas laten yaitu : panas yang menyebabkan perubahan fase tanpa menyebabkan perubahan temperatur misalnya : kalor penguapan. Setiap sumber panas yang dapat menambah beban laten. Udara yang dimasukkan kedalam ruangan harus mempunyai kelembaban rendah agar dapat menyerap uap air (panas laten) dan temperatur yang rendah agar dapat menyerap panas dari berbagai sumber panas dalam ruangan (panas sensible), agar kondisi ruangan yang diinginkan dapat dipercepat.

Beban ini dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

a. Penambahan beban sensible

* Transmisi panas melalui bahan bangunan, melewati atap, dinding, kaca, partisi, langit-langit dan lantai
* Radiasi sinar matahari
* Panas dari penerangan atau lampu-lampu
* Pancaran panas dari penghuni ruangan
* Panas dari peralatan tambahan dari ruangan
* Panas dari elektromotor

b. Penambahan panas laten

* Panas dari penghuni ruangan
* Panas dari peralatan ruangan

c. Ventilasi dan infiltrasi

* Penambahan panas sensible akibat perbedaan temperatur udara dalam dan luar
* Penambahan panas laten akibat kelembaban udara dalam dan luar

Beban pendinginan puncak (total heat load) adalah total panas yang harus diambil oleh suatu sistem pendingin. Secara umum terdiri dari

a. Panas konduksi (Q1)


Gambar 9.11. Skema perpindahan panas melalui dinding


Beban panas yang melalui dinding disebut sebagai beban kebocoran dinding, yaitu banyaknya panas yang bocor menembus dinding ruang dari bagian luar ke dalam. Karena tidak ada insulasi yang sempurna, maka akan selalu ada beban panas yang berasal dari luar ke dalam ruangan, karena suhu di dalam ruangan lebih rendah dari pada suhu di luar ruangan. Gambar 9.11. menunjukkan skema perpindahan panas melalui dinding..

Panas yang masuk melalui dinding dan atas:



.......................................................................................


9-3

dimana Q = jumlah panas (W)
U = koefisien perpindahan panas total (W/m2 K)
A = luas permukaan (m2)
 (to-ti) = perbedaan suhu dalam dan luar ruang pendingin (K)

koefisien perpindahan panas total (U) dihitung dengan persamaan:



..........................................


9-4


dimana x = tebal bahan insulasi (m)
k = konduktivitas termal bahan (W/m K)
h = koefisien perpindahan panas konveksi (W/m2 K)

b. Field heat (Q2)

Beban kalor yang dibawa oleh produk yang akan didinginkan atau disimpan:



.....................................................................................


9-5


dimana Q = jumlah panas (KJoule)
m = berat dari produk yang didinginkan (kg)
Cp= panas jenis dari produk di atas titik beku (KJoule/kg K)
ΔT= perubahan suhu produk (K)

c. Panas Respirasi (Q3)

Panas yang diperoleh dari produk sebagai akibat dari proses respirasi.



.......................................................


9-6

d. Beban lampu (Q4)



....................................................................................


9-7

e. Service load (Q5)

Service load adalah panas lain yang timbul dalam proses operasi pendinginan seperti kipas, operator, udara luar ketika pintu dibuka, motor listrik dan panas infiltrasi dari penyekat dan rak pendingin. Diperkirakan besarnya adalah sekitar 10% dari total konduksi panas, field heat dan panas respirasi.

Contoh soal:

1. Suatu campuran udara-uap bersuhu bola kering 30 °C dan rasio kelembaban 0.015. Hitunglah pada dua tekanan barometrik yang berbeda, 85 dan 101 kPa:



a. entalpi udara campuran
b. suhu pengembunanrasio

2. Dalam suatu unit pengkondisian udara, dimasukkan 3.5 m3/detik udara dengan suhu 27°C bola kering, kelembaban relatip 50 persen dan tekanan atmosfir standar. Udara keluar dengan keadaan suhu bola kering 13°C dan kelembaban relatif 90 persen. Dengan menggunakan sifat-sifat udara yang terdapat dalam kurva psikrometrik:



a. hitung kapasitas refrigerasi dengan satuan kilowatt
b. tentukan laju pemisahan air dan udara

3. Suatu aliran udara luar dicampur dengan aliran udara balik dalam suatu sistem pengkondisian udara yang bekerja pada tekanan 101 kPa. Laju aliran udara luar 2 kg/detik bersuhu bola kering 35°C dan suhu bola basah 25°C. Laju udara balik 3 kg/detik dengan suhu 24°C dan kelembaban relatif 50 persen. Tentukan:



a. entalpi udara campuran
b. rasio kelembaban udara campuran
c. suhu bola kering udara campuran yang ditentukan dari sifat-sifat yang ditunjukkan dalam bagian a dan b
d. suhu bola kering dengan mengukur suhu bola kering rata-rata arus masuk

4. Udara di dalam suatu ruangan bersuhu 30 oC dan RH 80%. Ukuran ruangan adalah 2 m x 3 m x 3 m. Dengan menggunakan diagram psikrometri tentukan:

* Suhu bola basah ruangan.
* Suhu titik embun ruangan.
* Kelembaban mutlak ruangan.
* Tekanan uap air di dalam ruangan.
* Jumlah panas yang harus dipindahkan dari ruangan tersebut (hint. Tentukan volume jenis berdasarkan suhu rata-rata udara)

Test Formatip

1. Dapat dipahami apabila kelembaban mutlak di dalam ruang pendingin lebih rendah daripada kelembaban mutlak lingkungan. Akan tetapi, dapatkah anda jelaskan mengapa kelembaban relatif (RH) dalam ruang pendingin dapat mempunyai nilai yang lebih rendah daripada RH lingkungan? (Gunakan skema bagan psikrometrik)

2. Diketahui udara di titik 1 mempunyai kondisi suhu (bola kering): 35oC dengan RH: 60% sedangkan udara di titik 2 mempunyai kondisi kondisi suhu (bola kering): 22oC dengan RH: 90%. Dengan laju aliran masing-masing 2 kg/detik (dari titik 1) dan 3 kg/detik (dari titik 2) keduanya bercampur di titik 3. Hitunglah suhu (bola kering) dan RH di titik 3 dengan:


* menggunakan diagram psikrometri, dan gambarkan sketsa pencampuran tersebut
* menggunakan rumus pencampuran udara.

3. Bila udara dengan kondisi Tdb = 30oC dan RH=70% didinginkan sampai kondisi jenuh, dengan dua cara berikut:

* Didinginkan pada kelembaban mutlak konstan
* Didinginkan secara adiabatik

Berapa suhu udara setelah pendinginan pada (a) dan (b) ?

4. Jika udara yang bersuhu 30oC dengan RH 60%,

* Didinginkan secara adiabatis sampai RH 90%, tentukan suhu udara bola kering, bola basah dan kelembaban mutlak dan perubahan entalpi
* Didinginkan pada kelembaban mutlak yang konstan sampai kondisi RH 90%, tentukan suhu bola kering, suhu bola basah dan juga perubahan entalpi

5. Suhu udara yang masuk dalam suatu unit pendingin udara (AC) adalah 27°C bola kering, RH 50% dan debit 3.5m3/detik. Sedangkan udara yang keluar bersuhu 13°C dan RH 90%. Dengan menggunakan sifat-sifat udara yang terdapat dalam bagan psikrometrik, hitung:

* kapasitas pendinginan (kilowatt)
* laju pemisahan air dari udara (kg/detik)

6. Diketahui beban panas sensibel dan laten dalam ruang pendingin single zone secara berturut-turut adalah 60 dan 6 kW. Ruang tersebut dijaga dalam suhu 18oC dengan RH 50%. Kondisi udara lingkungan adalah suhu 30oC dengan RH =70%. Untuk keperluan ventilasi digunakan campuran udara lingkungan dengan udara resirkulasi dengan perbandingan 1:4. Tentukan kondisi udara sebelum melalui koil (evaporator) dan suhu udara setelah melalui koil.

7. Jika perolehan (beban) panas dalam suatu ruang yang menggunakan pengkondisian udara zone tunggal adalah sebagai berikut: panas sensibel 60 kW dan panas laten 5 kW. Kondisi udara yang diinginkan dari ruangan tersebut adalah 25oC dan RH 60%, sedangkan kondisi udara luar adalah 35oC dan RH 60%. Misalnya syarat ventilasi untuk ruangan tersebut adalah: udara luar : udara resirkulasi = 1 : 7. Tentukan: (a) suhu udara masuk koil pendingin dan (b) suhu udara meninggalkan koil pendingin

Sumber ; http://tptusmkn1cimahi.blogspot.co.id/p/dasar-dasar-pendingin-dan-tata-udara.html http://tptusmkn1cimahi.blogspot.co.id/p/dasar-dasar-pendingin-dan-tata-udara.html

Selasa, 16 Februari 2016

Wisata Alam KEBUMEN

13 Tempat Wisata Yang Tak Boleh Dilewatkan Di Kebumen

Benteng Van der Wijck Kebumen, kabupaten yang satu ini mungkin memang jarang terlintas di benak para penggemar traveling. Tapi jangan salah, Kebumen juga punya banyak tempat-tempat seru yang sangat layak untuk dijelajahi
Sebagai salah satu kabupaten yang berbatasan dengan Samudra Hindia, Kebumen tentu saja punya deretan pantai yang senantiasa menunggu untuk dikunjungi. Walaupun kenyataannya, beberapa pantai di Kebumen masih belum terlalu terjamah
Objek wisata di Kebumen tidak terbatas hanya pada pantai. Di Gombong misalnya, ada sebuah benteng besar berwarna merah yang menjadi salah satu kebanggan warga Kebumen. Benteng peninggalan Belanda ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa Kebumen adalah salah satu bagian penting dari sejarah Indonesia
Nah, kalau kamu ingin traveling ke Kebumen dan sedang menyusun itinerary, berikut ini adalah tempat-tempat yang bisa kamu pertimbangkan

1. Pantai Ayah / Pantai Logending

pantai ayah
Flickr
Pantai Logending atau juga sering disebut dengan pantai Ayah merupakan salah satu wisata andalan di Kebumen. Jadi wajar kalau pantai ini cenderung ramai dibandingkan beberapa pantai lain di Kebumen
Pantai Ayah memang tidak memiliki pasir putih yang menjadi idaman para penggemar pantai. Namun, pesona pantai ini cukup cantik dan layak untuk dijelajahi. Dikeliling oleh tebing-tebing karang, ombak di Pantai Ayah ini cukup aman untuk berenang meski harus tetap waspada

2. Pantai Suwuk

pantai suwuk
www.kebumenkab.go.id
Pantai Suwuk juga merupakan salah satu pantai yang cukup ramai dan menjadi salah satu wisata andalan di Kebumen. Setiap harinya pantai ini tak pernah sepi pengunjung
Pantai Suwuk berada di desa Suwuk, kecamatan Puring. Sekitar 50 km dari kota Kebumen. Pantai ini merupakan tetangga sebelah dari Pantai Karangbolong. Sebagai salah satu objek wisata yang cukup ramai dan terkenal, pantai Suwuk memiliki beberapa fasilitas yang terbilang lengkap. Di pantai ini kamu bisa menjelejah pantai sambil menunggang kuda. Di pantai ini terdapat sebuah pesawat Garuda Boeing 737 yang sekaligus menjadi salah satu daya tarik pantai

3. Pantai Karangbolong

karang bolong kebumen2
Tak mau kalah dengan sang tetangga (Pantai Suwuk), Pantai Karang Bolong juga selalu ramai dikunjungi wisatawan. Sama seperti pantai Suwuk, di sekitar pantai Karang Bolong juga sudah terdapat banyak sekali warung
Meski bertetangga, Pantai Suwuk dan Pantai Karang Bolong terletak di kecamatan yang berbeda. Jika pantai Suwuk berada di kecamatan Puring maka pantai Karang Bolong berlokasi di Kecamatan Buayan. Karakterik kedua pantai juga tidak jauh berbeda yakni memiliki pasir abu-abu serta terdapat banyak batu karang. Pantai Karang Bolong dikelilingi oleh bukit-bukit yang cukup tinggi serta dereta pohon kelapa yang membuat suasana pantai nya benar-benar terasa

4. Pantai Petanahan

Pantai Petanahan
thebeautyofearth.wordpress.com
Pantai Petanahan memiliki air laut yang cukup jernih dan konon pantai ini pernah menjadi salah satu primadona wisata pantai di Kebumen. Pantai yang terletak di Desa Munggu, Kecamatan Petanahan ini mempunyai sebuah cerita legenda
Sebelum menjadi pantai Petanahan, pantai ini dulunya bernama Pantai Karanggadung. Menurut cerita legenda yang beredar, dahulu kala ada seorang istri bernama Dewi Sulastri. Ia adalah istri dari Raden Sujono yang merupakan seorang abdi di Pucung Kembar. Ketika Raden Sujono sedang bertugas sang istri diculik oleh Joko Puring yang pernah menaruh hati pada Dewi Sulastri. Dewi Sulastri diculik hingga ke Pantai Karanggadung dan dipaksa untuk menjadi istrinya. Namun Dewi Sulastri tetap menolak hingga akhirnya datanglah Raden Sujono menyelamatkan Dewi Sulastri

5. Pantai Meganti

pantai meganti
Pantai yang satu ini juga punya cerita legenda kisah percintaan. Dikisahkan, pada jaman dahulu ada seorang panglima perang Majapahit yang menjalin cinta dengan seorang gadis. Namun, cinta keduanya tidak mendapat restu hingga akhirnya sang panglima memutuskan untuk kabur
Keduanya janjian untuk bertemu di pantai ini. Namun, sepanjang hari menunggu sang pujaan hati tak jua muncul dan meninggalkan pangeran dalam penantian. Hingga muncullah nama “Meganti” sebagai nama dari pantai ini. Pantai ini memiliki pesona yang sangat cantik dan sangat natural. Pantai ini masih sangat sepi sehingga sangat cocok untuk kamu yang suka menjelajah. Di sekitar pantai ini ada sebuah mercusuar peninggalan jaman Belanda yang bisa digunakan untuk melihat luasnya Samudra Hindia

6. Pantai Karang Agung

karangagung
https://lintaskebumen.wordpress.com
Jangan mengharapkan adanya pasir putih di pantai yang satu ini karna harapanmu pasti akan sia-sia. Jangankan pasir putih, sekedar pasir saja sulit ditemui di pantai ini. Meski demikian, bukan berarti pantai tak layak untuk dikunjungi
Justru itulah yang menjadi daya tarik pantai ini. Pantai Karang Agung dipenuhi oleh batu-batu karang di sepanjang pantai. Sedikit menjolok ke laut berdiri sebuah batu karang yang cukup besar. Pantai ini sangat sepi pengunjung karna konon dikeramatkan oleh penduduk setempat. Namun, bukan berarti tak boleh dikunjungi. Justru karna sepi, pantai ini sangat pas untuk mengasingkan diri dari keramaian

7. Pantai Pecaron

Pantai Pecaron
http://catatan.andreanperdana.com
Pantai Pecaron memang tidak terlalu luas. Namun suasana disana terasa sangat menyenangkan karna masih sangat sepi dan natural. Pantai ini berada di kecamatan Ayah. Sama dengan pantai Meganti dan pantai Logending
Seperti pantai-pantai lain di Kebumen, pantai ini memiliki pasir berwarna abu namun cukup bersih dikarenakan tidak banyak wisatawan yang datang kesini. Dengan kondisi demikian (sepi), pantai ini sangat cocok untuk kamu yang menyukai pantai yang tidak terlalu ramai

8. Goa Barat

Goa Barat
http://diasporaiqbal.blogspot.com
Untuk kamu yang menyukai caving, sepertinya wajib untuk melakukan penjelejahan Goa Barat. Sebuah goa super keren yang terdapat di Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah. Goa ini benar-benar alami dan memiliki pesona luar biasa
Di kedalaman goa ini terdapat air terjun yang mengalir indah setinggi kira-kira 32 meter. Pesona stalaktit dan stalakmit di goa ini akan membuat mulut tak henti-henti mengucap kekaguman. Untuk menjaga kondisi goa agar tetap natural, pengunjung goa dibatasi. Biasanya hanya diperbolehkan 10 orang dalam satu kunjungan. Itupun dengan seorang pemandu. Goa ini dibuka untuk tujuan wisata minat khusus pada tahun 2012 yang dikelola oleh masyarakat setempat

9. Curug Silancur

Curug Silancur
http://pakmbius.blogspot.com
Beralih ke wisata air terjun. Di Kebumen ada sebuah air terjun super cantik bernama Curug Silancur. Sebuah air terjun alami yang lokasinya belum begitu diketahui banyak orang
Penjelajah sejati wajib mengunjungi air terjun ini. Air yang jatuh dari ketinggian tebing terasa menyegarkan. Ditambah lagi dengan suasana yang masih sangat sepi karna aksesnya yang tak mudah. Air terjun ini belum dikelola sebagai objek wisata komersial murni. Belum ada loket penjual karcis. Yang ada hanyalah penitipan sepeda motor denga tarif Rp 5.000

10. Waduk Sempor

Waduk Sempor
http://sketsafotografi.blogspot.com/
Waduk Sempor merupakan sebuah waduk cantik yang menawarkan indahnya pesona alam di sekelilingnya. Hijaunya pemandangan di sekitar waduk mampu menghadirkan kesejukan di mata dan pikiran
Waduk Sempor berada di Desa Sempor, kecamatan Sempor. Sekitar 4 km dari Gombong. Waduk ini mulai dibangun pada tahun 1958 dan selesai tahun 1978. Waduk Sempor mampu menghadirkan kesejukan di tengah udara kebumen yang relatif panas

11. Benteng Van der Wijck


Benteng Van der Wijck
https://spadepicnic.wordpress.com
Benteng berwarna merah ini merupakan sebuah peninggalan Belanda. Dibangun pada abad ke-18. Benteng ini merupakan salah satu saksi bisu sejarah Indonesia yang sangat panjang
Luas Benteng Van der Wijck ini sekitar 3.606 m² dengan tinggi mencapai 9,6 meter. Benteng ini mempunyai beberapa barak yang dulunya adalah barak para tentara. Konon benteng ini dulu pernah dijadikan tempat sekolah militer. Saat ini fungsi benteng Van der Wijck adalah murni untuk wisata sejarah. Di atas atap benteng terdapat wahana kereta mini yang bisa digunakan pengunjung untuk berkeliling mengitari benteng sambil menikmati pemandangan benteng dari atas

12. Bukit Pranji

Bukit Pranji
http://kaharpagi.blogspot.com/
Untuk kamu yang ingin mencari panorama sunrise di Kebumen, Bukit Pranji menjadi tempat yang sangat pas. Di tempat ini kamu bisa menikmati pemandangan sunrise yang sangat luar biasa cantik. Tempat ini menjadi lokasi favorite di Kebumen untuk menikmati sunrise
Bahkan, ada juga yang sengaja mendirikan tenda dan bermalam di bukit ini demi menikmati indahnya matahari pagi yang menyembul dari ufuk timur. Lokasi bukit ini berada di Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan

13. Goa Jatijajar

goa jatijajar
https://luciawk.wordpress.com/
Kecamatan Ayah sepertinya menjadi penyumbang terbanyak objek wisata di Kebumen. Selain pantai Meganti, pantai Logending hingga Goa Barat, masih ada lagi objek wisata lain disana yakni Goa Jatijajar. Goa Jatijajar ini cukup terkenal di luar Kebumen
Goa Jatijajar adalah sebuah goa kapur yang panjangnya sekitar 250 meter dengan tinggi rata-rata 12 meter. Goa ini berada pada 50 meter dari dasar laut. Goa jajar merupakan salah satu objek wisata unggulan di Kebuman. Jadi, penjelajahanmu di Kebuman akan terasa kurang lengkap tanpa mengunjungi tempat yang satu ini
http://www.yukpiknik.com/destinasi/wisata-kebumen/http://www.yukpiknik.com/destinasi/wisata-kebumen/